cinta ibu

Mengabdi untuk negara atau mengabdi untuk keluarga ?

5 Comments


Kalimat “Mengabdi kepada keluarga” sepertinya sudah jadi jargon dikalangan abdi negara..

“Sekarang saatnya berbakti kepada keluarga, dik”, seolah jatah gilir pengabdiannya sudah selesai. absurd sekali kedengerannya.

Kok bisa begitu ya? ….. apa karena pengabdiannya tidak dihargai oleh negara ?

hmm atau mungkin konsekuensi dari  pengabdian itu kulkas dirumah jarang terisi ?

Salah seorang kenalan pernah bilang “Saya bisa mengencangkan ikat pinggang… tapi saya gak tega anak istri dirumah ikut mengencangkan ikat pinggang, makanya sekarang saatnya pengabdian untuk keluarga”. Trus gimana dong ….

hmmm … mungkin suatu saat saya tau maksud pengabdian kepada keluarga.

Tetapi satu hal yang jelas, apa yang sudah, sedang dan yang akan kita lakukan hasilnya sebaiknya untuk keluarga, mungkin ini salah satu bentuk mengabdi untuk keluarga.

Author: Panca

Berupaya memfasilitasi hak pendidikan anak-anak Indonesia

5 thoughts on “Mengabdi untuk negara atau mengabdi untuk keluarga ?

  1. Iya, suatu saat pasti mengerti..

  2. pandangan saya masih
    *mode sunda on*
    Kulawarga abdi
    tatangga abdi
    partai abdi
    nagara abdi
    *mode sunda off*

  3. Kalimat “Mengabdi kepada keluarga” sepertinya sudah jadi jargon dikalangan abdi negara……

    Hehehe…. “Hidup Keluarga !” kok kedengarannya seperti semboyannya mafia yak ??? ….. gak heran dech atas nama keluarga apapun akan dilakukan…. hiiiiii menakutkan

  4. pendapat saya sih, berbakti di jalan yang diridhoi tuhan tentunya dan semuanya akan mengikuti *insyaalloh*😀

  5. naha bet kitu nya mang……..khan ngabdi ke negara bagian dari ngabdi ka keluarga juga bukan…..khan sok aya paribasa…..bapak indit subuh balik poek teh ngabelaan maraneh (…anak pamajikan)…lain kitu bapak…bapak …hihihihihih……and salajeungna …..masa nya dah ngga kerja ….sigana mah tetep ngabdi ka nagara….oge….khan …kabantu nagara….tuk memperhatikan komponen paling kecil dalam negara ..nyaeta keluarga …
    nagara = keluarga Gede
    anak pamajikan…= keluarga leutik …..hehehhehhehheh
    hatur nuhun ah akang ..teteh sadayana …..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s