Posted by: panca | July 18, 2006

Learning from the best

dor dor dor dor

finally ! gw bisa memenuhi undangan adrenalin.

olahraga menembak sungguh memberikan rasa sensasional. bukan untuk gagah-gagahan loh. olahraga yang penuh tantangan ini memberi jiwa penuh spirit serta melatih kecepatan dan ketepatan dalam mengambil keputusan.

Dalam menembak kita tidak boleh ragu-ragu, jika kita yakin arah bidik sasaran tembak sudah tepat kita harus yakin untuk menarik pelatuk. Ini melatih keyakinan dan rasa percaya diri kita karena langkah yang akan kita ambil adalah tepat berdasarkan pertimbangan yang matang.

menembak sasaran bidik dengan tepat ternyata tidak semudah yang kita bayangkan. harus tenang, fokus, penuh konsentrasi, bahkan tidak boleh asal asalan ketika kita menarik nafas.

“bila kita tahu senjata adalah benda yang berbahaya, maka senjata bukanlah benda yang berbahaya”. slogan penuh arti.

photo-photo ini diambil waktu aku latihan menembak di lapangan tembak senayan. bersama dalam photo itu adalah para atlit petembak internasional. rate mereka di dunia sebagai petembak super senior dan petembak senior dari bimantara shooting club. gw sangat beruntung bisa mendapat kesempatan belajar langsung dari petembak terbaik indonesia.

cheerr!!! doorr!!!

SHOOTING


Responses

  1. Sempet gw tersirat untuk tau lebih banyak masalah senjata,
    tapi dalam diri gw selalu meronta tuk ninggalin semua jenis pikiran yang mengundang kekerasan.

    senjata yang identik dengan manifesto “alat perusak/pemusnah” menjadi momok bagi pikiran gw.

    Senjata yang ada dalam pikiran gw cuman “AKAL”.
    Siapa yang bisa ngalahin AKAL gw, berarti dia bisa bunuh saya.

    Itu aja menurut gw. Simple.

    Stay to Smart
    Yudha


Leave a response

Your response:

Categories