Suatu hari penulis mempunyai inspirasi untuk mendalami sebuah ilmu alam semesta. Tiba-tiba saja penulis tergerak keluar rumah untuk mengamati beberapa fenomena faktual empiris yang terjadi di lingkungan rumah. Penulis melakukan eksplorasi dan pengamatan meluas terhadap perubahan-perubahan fisik yang terjadi di alam depan rumah tempat diskusi rekan-rekan seperjuangan. Di depan rumah berlantai dua tersebut sambil mendengarkan kicauan burung Kutilang (Pycnonotus aurigaster) yang hinggap di pohon mangga, pikiran penulis mengajak untuk beraktivitas mencermati segala sesuatu yang ada di halaman berukuran kurang lebih 10 meter persegi itu. Penulis langsung mengambil kamera untuk memotret beberapa varieties flora maupun fauna yang ada di taman tersebut. Penulis merekam dalam memori otak bahwa segala tanaman yang tumbuh di halaman itu tidak semuanya berbuah. Ada tumbuhan yang berbuah maupun yang tidak. Tumbuhan yang berbuah diantaranya pohon mangga, rambutan, Blimbing, Srikaya, Cabai, Terong, Gambas, dan lainnya. Sementara pohon yang tidak berbuah seperti Ketela, Kangkung, bunga Melati, Bambu, serta tanaman hias yang penulis tidak mengetahui namanya. Penulis juga baru sadar ternyata banyak sekali kehidupan ekosistem di tengah-tengah perumahan tersebut.
Homeschooling: 11 Karakteristik Pendidikan Charlotte Mason
Apa kekhasan pendidikan Charlotte Mason dibandingkan sistem pendidikan dan metode homeschooling lainnya? Ide-ide pendidikan apa saja yang ia tawarkan kepada kita? Dengan enam volume buku yang masing-masing tebalnya 300-an halaman dan berbagai artikel lepas yang ia tulis, mustahil meringkas semua pemikirannya ke dalam beberapa butir saja. Tetapi demi mendapatkan suatu tinjauan umum sebelum memutuskan apakah Anda menyukainya, saya ingin membantu Anda memahami konsep-konsep kunci dari metode Charlotte Mason.
Continue Reading →
SHUDUR – SADAR – KESADARAN – HYPOTHALAMUS
Pasti kamu pernah merasakan suhu tubuhmu kepanasan ?
Obrolan anak dan ayah tentang makna rasa bersyukur
Ayah, bersyukur tuh apa?
Kenapa kamu menanyakan tentang bersyukur?
Karena saya ingin bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa
Aktifitas ? aktifitas apa , yah..?
Qolbu ? apa lagi itu qolbu, ayah ?
Bagaimana cara kita memahami sesuatu ?
Pendengaran, Penglihatan dan Akal.
Ayah, wo ai ni
Ayah… maen musik lagi yukkk …
Serial Cerita Hikmah: Pohon Gandum dan Ilalang
Blogger, apakah kamu melihat kondisi psiko-sosial bangsa yang carut marut ini ?
Orang-orang merasa yang paling benar sementara yang lain menunjuk hidung orang lain.
Merasa tak cukup kuat seorang diri… mereka bentuk komuni demi memperkuat opini.
Kalo sudah seperti ini siapa benar siapa salah ?
Alkisah, saya tengah melakukan perjalanan di sebuah kebun luas. Di ladang kebun ini pepohonan diberi kebebaskan untuk tumbuh. Masih pada jarak pandang saya melihat ada 2 orang sedang duduk dikursi tengah menunjuk sesuatu dikebun. Dari kelihatannya seru sekali apa yang mereka lakukan… ngotot dan saling mempertahankan pendapat.
Karena saya harus tetap melewati jalan yang lurus itu … mau tak mau perjalanan saya nantinya pasti terlihat oleh mereka. Seperti yang sudah saya duga ..keseruan mereka terganggu oleh kehadiran saya.
Dalam situasi seperti ini saya adalah orang ketiga diantara mereka.
Belum juga saya bertanya… mereka sudah menceritakan apa yang tengah mereka debatkan.
Tahulah saya mereka tengah perdebatkan pepohonan diantara kebun itu. Orang yang berbaju warna warni mengatakan itu pohon ilalang sementara orang yang berkain mengatakan kalo itu pohon gandum. Lucu sekali mereka terus berusaha mempengaruhi saya untuk memihak ke salah satu pendapat.
Saya katakan pada mereka “Pada usia segini mana pohon gandum mana ilalang sulit dibedakan… duduk saja kalian disini sampai masa panen tiba pasti nanti terlihat mana pohon gandum dan yang mana ilalang.. jika sudah terlihat pisahkan saja pohon gandumnya dan kalian bakarlah ilalangnya”.
Sayapun berlalu. Mereka menunggu.
Salam.
Panca.
followme: @pancagram
Manusia dikatakan sebagai mahluk yang sempurna karena diberikan kesadaran. Adalah kesadaran untuk memilih. Memilih dengan sadar.
Manusia dikatakan sebagai mahluk yang sempurna karena diberikan kesadaran. Adalah kesadaran untuk memilih. Memilih dengan sadar.
Untuk diketahui, kesadaran adalah bagian dari struktur tubuh yang sangat vital.
Sebab dari kevitalan ini Tuhan Yang Maha Mengetahui mengatakan dengan tegas jelas kepada kita agar manusia senantiasa menjaga kesadarannya..
Mengapa demikian ? Karena sifat sifat setan terus berbisik melalui “jalur” kesadaran… maka dari itu manusia yang tidak mampu menguasai kesadarannya akan terjerembab kedalam jurang kenistaan yang paling dalam.
Lantas bagaimana dengan manusia yang mampu menguasai kesadarannya secara penuh ?
Seorang manusia kelak disebut Manusia Paripurna tatkala menjalani hidup dan kehidupannya dengan kesadaran penuh. Adapun ciri-ciri manusia paripurna adalah ketika apa-apa yang dia fikirkan, apa-apa yang dia ucapkan sesuai dengan apa-apa yang dia perbuat.
Salam.
Panca
Follow me @pancagram
Anakku dan Tuhan. A great moment to unveil God to children part1
“Ayah … Tuhan tuh ada ?”
“Ada, anakku…”
“Dimana Dia … ?”
“Tuhan ada dimana-mana, yang terdekat ada sifat Tuhan didalam dirimu, kenapa kamu menanyakan tentang Tuhan..?”
“Saya ingin mencarinya….”
Kenapa kamu ingin mencarinya .. ?”
“karena saya ingin melihatnya …”
“Anakku… untuk mencari dan melihat keberadaan Tuhan tidak dengan cara mencari sosok bentuk Tuhan itu sendiri. Bahkan …sekedar untuk membayangkan saja manusia tidak akan mampu menjangkaunya…. mereka yang mencari Tuhan dengan cara seperti itu malah terperdaya….”
“lalu..?”
“.. untuk melihat Tuhan bisa dengan melihat PeranNya, merasakan sifat-sifatNya. Lihat dan rasakan kesetimbangan alam semesta.
Yuk kita keluar melihat langit malam.. nanti kamu akan merasakan keberadaan Tuhan …
Lihatlah langit itu … ada bintang bintang .. ada bulan … bahkan jauh ditempat yang tidak bisa kita lihat ada berjutaan bintang bintang dan jutaan galaksi yang semuanya beraktifitas dengan teratur. Tidak saling senggol … tidak saling tabrak.
Mengapa bisa demikian, anakku … ? Tak lain karena mereka semua patuh dan dikendalikan kepada sebuah Kekuasaan, oleh sebuah sistem.. yaitu sistem yang dibuat oleh Tuhan Yang Maha Pencipta, Tuhan Yang Maha Kuasa”.
“Ayah …?”
“Ya anakku … ?”
“Saya merasakan keberadaan Tuhan … Apakah Dia sayang sama saya … ?”
“Tentu saja .. !?..”
“Oh gitu .. kalo gitu saya juga sayang sama Tuhan”
*Toassst
follow my twitter @Pancagram