Kedaulatan NKRI kembali diganggu oleh Malaysia. Jika Pemerintah Republik Indonesia tidak memiliki anggaran cukup untuk membeli persenjataan canggih janganlah malu melibatkan Masyarakat untuk membeli Alutsista. Hai pempimpin bangsa.. ayo buka segera nomor rekening bank, asumsikan jika separuh dari penduduk menyumbang Rp. 10.000 saja maka sudah terkumpul uang triliunan rupiah.
Bagaimana teman? Kamu juga siap menyumbang ?

To use single sign-on, the Microsoft Single Sign-On service (SSOSrv) must be installed on all Microsoft Windows front-end Web servers in the farm. SSOSrv must also be installed on all servers running Excel Services. If the Business Data Catalog search is used, SSOSrv must also be installed on the index server.

SSOSrv is configured by using the Services console. When configuring the service, a logon account is required. The logon account must meet all of the following criteria:

  • Must be a domain user account. It cannot be a group account.
  • Must be an Office SharePoint Server farm account.
  • Must be a member of the local Administrators group on the encryption-key server. (The encryption-key server is the first server on which you start SSOSrv.)
  • Must be a member of the Security Administrators role and db_creator role on the computer running Microsoft SQL Server.
  • Must be either the same as the single sign-on administrator account, or a member of the group account that is the single sign-on administrator account.

Configure and start the Microsoft Single Sign-On service

  1. On the server, click Start, Control Panel, Administrative Tools, and then click Computer Management.
  2. In the Computer Management console, expand Services and Applications, and then click Services.
  3. Right-click Microsoft Single Sign-On Service, and then choose Properties.
  4. On the General tab, change the Startup type to Automatic.
  5. On the General tab, under Service Status, click Start.
  6. Click OK to save your changes and close the Properties window.
  7. Repeat steps 1 through 6 for each applicable server in the farm.Source : http://technet.microsoft.com/en-us/library/cc262932.aspx#Section1

Rollups adalah salah satu cara untuk menggabungkan konten dari situs lain. Site Aggregator web part yang berfungsi mengambil data data dokumen dari situs lain dan menampilkannya dalam bentuk frame dengan tab bar diatasnya.

Read More…

RSS adalah cara mempersembahkan informasi lewat feeds dan readers. Setiap list dan library di SharePoint memiliki RSS feed yang bisa ditemui di dalam menu Action. Jika Anda klik View RSS Feed, SharePoint menampilkan isi konten pada feed itu dengan link Subscribe to the feed.

Read More…

Jika anda belum melihat Google Gadget, saya sarankan untuk mengecek alamat ini. Google gadget adalah web-based komponen kecil yang cukup menarik.

Read More…

Posted by: panca | March 22, 2009

Melihat SharePoint List di Excel

Ada beberapa cara dalam membuat daftar (list) di SharePoint. Sebenarnya, kebanyakan di dalam SharePoint berhubungan dengan pembuatan list baru atau menambahkan item ke list.

Read More…

Sebelumnya anda telah pelajari cara menghindari pengiriman form secara berulang kali. sekarang saya gunakan teknik yang sama untuk membuat sebagian form menjadi read-only setelah form nya terkirim.

Read More…

Posted by: panca | March 22, 2009

Setting Client Security

Setting Client Security

Agar browser bisa menjalankan Sharepoint,  sebelumnya  anda harus merubah security setting pada komputer anda, sehingga SharePoint domain masuk ke daftar trusted-list.
Read More…

MENGGUNAKAN EXCEL SERVICES

Fasilitas Excel Service mampu mengintegrasikan Microsoft Excel dengan SharePoint, sehingga pengguna yang tidak punya aplikasi Excel di komputer nya masih bisa membuka dan melihat excel workbook lewat SharePoint. Fasilitas ini dipandu bersama Excel Web Access, yaitu web part yang memungkinkan hal ini terjadi.

Read More…

Form InfoPath bisa mengambil data dari berbagai macam sumber, termasuk dari SharePoint List. Tetapi InfoPath tidak punya akses untuk merubah apapun di dalam SharePoint List, ia hanya bisa meng-akses secara read-only. Di InfoPath, tipe akses ini bernama secondary data source.

Read More…

Untuk mencegah pengguna membuka form Service Request dari library dan secara tidak sengaja mengirimnya kembali, anda perlu me-non-aktifkan kontrol Submit button itu bila mana form tersebut dibuka dari SharePoint

Read More…

MENGUMPULKAN DATA DENGAN INFOPATH
SharePoint mampu mengkoleksi data dengan menggunakan list atau InfoPath Form Libraries. Dengan menggunakan InfoPath, anda bisa melakukan data validasi, kondisional format, mengirim info ke database, mengirim info lewat email, mengumpulkan signature, dan meilhat data dalam status read-only.

Read More…

SharePoint menentukan layout, web zone, navigasi web part, dan style yang digunakan pada keseluruhan halaman lewat site master page. Pada umumnya, merubah site master page terlihat pada perbedaan penampilan suatu site (situs), letak dan bentuk navigasi web part yang digunakan pada keseluruhan site (situs). Tidak seperti di WSS, di MOSS anda bisa memilih langsung tipe master page nya dari pilihan yang sudah disediakan.

Read More…

SharePoint menyediakan set built-in template yang sudah ada dan anda tinggal merubahnya sedikit. Built-in template yang dimaksud adalah Discussion Forum, Calendar, Contacts, Announcement, dsb. Built-in template sebagian besar memberikan kelengkapan yang anda perlukan, namun ada saja yang perlu anda rubah agar memenuhi kebutuhan bisnis anda.

Read More…

Harus anda ketahui bahwa menggunakan lookup list tidak memungkinkan anda untuk melihat nilai list dari site lain.
Lookup hanya bisa menggunakan nilai dari list yang berada di site tersendiri. Untuk mendapatkan nilai list dari site lain, anda perlu membuat site column.

Read More…

Older Posts »

Categories